Keutamaan membaca Al-Qur’an di rumah merupakan salah satu amalan yang sangat baik untuk dibiasakan oleh setiap keluarga Muslim. Rumah bukan hanya tempat untuk beristirahat, tetapi juga dapat menjadi tempat tumbuhnya iman, ilmu, zikir, dan ketenangan hati.
Membaca Al-Qur’an di rumah juga menjadi salah satu cara menjadikan rumah lebih hidup dengan ibadah. Rasulullah ﷺ memberikan gambaran yang sangat kuat tentang perbedaan rumah yang dihidupkan dengan mengingat Allah dan rumah yang jauh dari zikir.
Dalil Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Rumah
Salah satu hadis yang menunjukkan pentingnya menghidupkan rumah dengan ibadah adalah sabda Rasulullah ﷺ:
Teks Arab
مَثَلُ الْبَيْتِ الَّذِي يُذْكَرُ اللَّهُ فِيهِ، وَالْبَيْتِ الَّذِي لَا يُذْكَرُ اللَّهُ فِيهِ، مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ
Artinya
“Perumpamaan rumah yang di dalamnya disebut nama Allah dengan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya adalah seperti orang hidup dan orang mati.”
Referensi: Shahih Muslim, Imam Muslim, Kitab Shalat Musafirin, hadis no. 779. Hadis ini shahih dan juga diriwayatkan oleh Imam Bukhari no. 6407.
Hadis tersebut memang menggunakan lafaz umum tentang mengingat Allah, sehingga cakupannya tidak hanya membaca Al-Qur’an. Namun, membaca Al-Qur’an termasuk amalan agung yang menghidupkan rumah dengan ketaatan dan zikir kepada Allah.
1. Membaca Al-Qur’an Membuat Rumah Menjadi Hidup
Rasulullah ﷺ menggambarkan rumah yang di dalamnya terdapat zikir sebagai rumah yang hidup, sedangkan rumah yang tidak diisi dengan zikir diibaratkan seperti rumah yang mati.
Imam An-Nawawi ketika menjelaskan hadis ini menerangkan adanya anjuran untuk memperbanyak zikir kepada Allah di dalam rumah dan tidak membiarkannya kosong dari zikir.
Karena itu, rumah seorang Muslim hendaknya tidak hanya dipenuhi aktivitas duniawi. Luangkan waktu untuk membaca Al-Qur’an meskipun hanya beberapa ayat setiap hari.
2. Membaca Al-Qur’an di Rumah Menjadi Sebab Dijauhinya Setan
Keutamaan yang secara khusus berkaitan dengan membaca Al-Qur’an di rumah terdapat dalam hadis tentang Surah Al-Baqarah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
Teks Arab
لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ، إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ
Artinya
“Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan akan menjauh dari rumah yang di dalamnya dibacakan Surah Al-Baqarah.”
Referensi: Shahih Muslim, Imam Muslim, Kitab Shalat Musafirin, hadis no. 780. Hadis ini shahih.
Hadis ini menunjukkan secara jelas adanya keutamaan membaca Al-Qur’an di rumah, khususnya Surah Al-Baqarah. Rasulullah ﷺ mengingatkan agar rumah tidak dijadikan seperti kuburan, yakni tempat yang tidak dihidupkan dengan ibadah.
3. Rumah Menjadi Tempat Tumbuhnya Suasana Iman
Rumah memiliki pengaruh besar terhadap kebiasaan penghuninya.
Ketika orang tua membiasakan membaca Al-Qur’an, anak-anak akan melihat bahwa Al-Qur’an bukan sekadar kitab yang disimpan di rak, tetapi merupakan petunjuk yang dibaca dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Membaca Al-Qur’an bersama keluarga dapat menjadi sarana pendidikan yang sederhana tetapi sangat bernilai.
Misalnya:
- Membaca Al-Qur’an setelah Maghrib.
- Membiasakan anak membaca beberapa ayat setiap hari.
- Membaca dan menyimak terjemahannya.
- Mengadakan waktu khusus untuk tadarus keluarga.
- Mengajarkan bacaan Al-Qur’an kepada anak.
- Membiasakan rumah dengan bacaan Al-Qur’an dan zikir.
Dengan demikian, rumah tidak hanya menjadi tempat tinggal secara fisik, tetapi juga menjadi tempat bertumbuhnya kehidupan ruhani.
4. Membaca Al-Qur’an Tidak Harus Menunggu Waktu Luang
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap membaca Al-Qur’an membutuhkan waktu yang panjang.
Padahal, seseorang dapat memulainya secara sederhana.
Tidak harus langsung membaca satu juz. Beberapa ayat yang dibaca secara rutin jauh lebih baik daripada memiliki keinginan membaca banyak tetapi tidak pernah memulainya.
Buatlah target yang realistis:
5–10 menit setiap hari lebih baik daripada menunggu waktu luang yang belum tentu datang.
Yang terpenting adalah menjaga kesinambungan dan menghadirkan hati ketika membaca.
5. Jadikan Rumah sebagai Tempat Keluarga Dekat dengan Al-Qur’an
Anak-anak belajar bukan hanya dari nasihat, tetapi juga dari apa yang mereka lihat setiap hari.
Jika seorang anak sering melihat orang tuanya membaca Al-Qur’an, mendengarkan ayat-ayat Allah, dan menghormati mushaf, maka ia akan mendapatkan pendidikan Al-Qur’an melalui keteladanan.
Karena itu, salah satu bentuk targhib yang sangat baik adalah menjadikan rumah sebagai lingkungan yang dekat dengan Al-Qur’an.
Tidak perlu menunggu rumah menjadi sempurna.
Mulailah dari satu mushaf, satu waktu, dan beberapa ayat setiap hari.
Cara Membiasakan Membaca Al-Qur’an di Rumah
Agar membaca Al-Qur’an tidak hanya menjadi niat, berikut beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan:
1. Tentukan waktu khusus
Misalnya setelah Maghrib atau setelah Subuh.
2. Mulai dari target kecil
Bacalah satu halaman atau beberapa ayat terlebih dahulu.
3. Libatkan keluarga
Orang tua dapat mengajak pasangan dan anak-anak untuk membaca bersama.
4. Jangan hanya mengejar jumlah
Usahakan membaca dengan tartil, memperhatikan makna, dan berusaha mengamalkan kandungannya.
5. Jadikan konsistensi sebagai tujuan
Lebih baik memiliki kebiasaan membaca Al-Qur’an setiap hari daripada membaca dalam jumlah banyak tetapi hanya sesekali.
Keutamaan membaca Al-Qur’an di rumah tidak hanya berkaitan dengan pahala membaca ayat-ayat Allah, tetapi juga bagaimana Al-Qur’an menghidupkan suasana rumah dengan ibadah.
Rasulullah ﷺ menggambarkan rumah yang diisi dengan zikir sebagai rumah yang hidup. Beliau juga menjelaskan bahwa setan menjauh dari rumah yang dibacakan Surah Al-Baqarah.
Maka, jangan biarkan rumah kita hanya ramai dengan percakapan dunia, televisi, dan kesibukan sehari-hari. Hidupkanlah rumah dengan Al-Qur’an.
Mulailah hari ini. Tidak harus satu juz. Tidak harus lama. Beberapa ayat yang dibaca dengan istiqamah dapat menjadi awal untuk menjadikan rumah kita dekat dengan Kalamullah.
Semoga Allah menjadikan rumah-rumah kita sebagai rumah yang dipenuhi iman, zikir, Al-Qur’an, ketenangan, dan keberkahan. Āmīn.
FAQ
Apakah membaca Al-Qur’an di rumah memiliki keutamaan?
Ya. Di antara dalilnya adalah hadis Rasulullah ﷺ yang menggambarkan rumah yang di dalamnya terdapat zikir kepada Allah seperti rumah yang hidup. Selain itu, terdapat hadis khusus tentang keutamaan membaca Surah Al-Baqarah di rumah.
Apakah harus membaca satu juz ketika membaca Al-Qur’an di rumah?
Tidak ada ketentuan dalam dalil yang mewajibkan membaca satu juz setiap kali membaca Al-Qur’an di rumah. Seseorang dapat membaca sesuai kemampuan dengan tetap berusaha menjaga rutinitas.
Apakah membaca Al-Qur’an di rumah dapat menjauhkan setan?
Untuk Surah Al-Baqarah, terdapat hadis sahih yang secara jelas menyebutkan bahwa setan menjauh dari rumah yang dibacakan surah tersebut.
Kapan waktu terbaik membaca Al-Qur’an di rumah?
Tidak perlu membatasi diri pada satu waktu tertentu. Yang terpenting adalah memiliki waktu yang memungkinkan untuk membaca dengan baik dan istiqamah.