Kufur, Pengertian dan Pembagian

1. Kekufuran, ada berbagai definisi yang dikemukakan oleh ulama Ahlus Sunnah tentang kufur (kekafiran) yang mempunyai arti yang hampir sama. Namun yang kita ambil adalah definisi kufur yang dinyatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rohimahulloh, yaitu:

“Al-Kufru dalam syari’at adalah lawan dari al-iman. Yaitu tidak adanya iman kepada Alloh ﷻ dan Rosul-Nya dalam diri seseorang. Baik ketiadaan iman itu disertai oleh pendustaan terhadap para rosul dan apa-apa yang dibawanya, ataupun tidak. Yaitu karena disebabkan oleh hal-hal lain, seperti keraguan, atau berpaling, atau hasad, atau kesombongan, atau karena mengikuti hawa nafsu. Apabila kekufuran tersebut disertai pendustaan, maka kekufurannya menjadi lebih buruk lagi. Demikian halnya dengan orang yang mendustakan dikarenakan hasad, namun di hatinya dia meyakini kebenaran para rosul.”  

2. Kufur terbagi menjadi dua macam, yaitu:

3. Perbedaan antara kedua kufur tersebut adalah:

4. Kufur akbar ada enam macam, yaitu:

5. Kufur Pengertian dan Pembagian – Sedangkan kufur ashghor, sama halnya dengan syirik ashghor, yaitu amal perbuatan atau perkataan-perkataan yang mempunyai dalil yang mengkufurkannya, di samping adanya qorinah (dalil lain) yang menunjukkan ketidakkufurannya, atau ada dalil yang terang menamakan suatu perbuatan atau perkataan sebagai kufur ashghor, contohnya adalah kufur nikmat, memerangi sesama Muslim dan bersumpah dengan selain nama Alloh ﷻ.

Kufur, Pengertian dan Pembagian

Ikut Partisipasi Mendukung Program, Salurkan Donasi Andi di Sini!

www.wakafalhudabogor.com

Tinggalkan Balasan