BOIKOT UMUM

Boikot Umum - www.wakafalhudabogor.com

BOIKOT UMUM

  1. Setelah berbagai upaya mencegah dakwah Rosululloh ﷺ menemui kegagalan, kaum kafir Quraisy menempuh jalan lain; yaitu pemboikotan. Mereka bersepakat memboikot Bani Hasyim dan Bani Muttholib dengan melarang mengadakan pernikahan, berjual beli, bergaul, berkunjung dan berbicara kepada mereka. Kesepakatan tersebut mereka tulis dan digantung di Ka’bah. Akibat pemboikotan tersebut Bani Hasyim dan Bani Muttholib menjadi terisolir; baik yang beriman maupun yang kafir, kecuali Abu Lahab.
  2. Pemboikotan ini selama tiga tahun lamanya. Semakin lama pemboikotan semakin keras hingga mereka mengalami kelaparan luar biasa bahkan mereka hanya makan dedaunan dan kulit binatang.
  3. Setelah tiga tahun, pemboikotan pun dibatalkan, hal tersebut dikarenakan pertentangan dari kalangan Quraisy sendiri, karena pemboikotan tersebut membuat sanak saudara mereka sendiri menderita. Bahkan yang menentang pemboikotan tersebut adalah suara terbanyak.

Baca Artikel Lainnya!

  1. Abu Tholib diberitahu oleh Rosululloh ﷺ bahwa Alloh ﷻ telah mengutus rayap-rayap untuk memakan lembaran-lembaran tulisan maklumat pemboikotan, hingga tersisa hanya kalimat yang terdapat lafaz Alloh. Maka Abu Tholib pun menyampaikan perihal ini kepada kaum Quraisy dan mengatakan, “Jika ia berdusta akan kami biarkan  kalian berbuat suka hati kalian kepadanya. Namun jika ia benar, hendaklah kalian menghentikan boikot dan kezoliman kalian kepada kami.”
  2. Kemudian Muth’im bermaksud merobek lembaran perjanjian pemboikotan tersebut, namun didapati bahwa rayap telah memakan lembaran-lembaran tersebut kecuali tulisan,

بسمك اللهم

Dengan nama-Mu ya Alloh

dan kalimat yang terdapat lafaz Alloh di dalamnya.

  1. Dengan demikian berakhirlah pemboikotan, lalu Rosululloh ﷺ pun keluar dari perkampungan. Sementara orang-orang musyrik telah melihat bukti kenabian Beliau yang sangat jelas, namun tetap saja mereka berpaling dan menuduh bahwa itu semua adalah sihir belaka. Sebagaimana yang Alloh ﷻ firmankan,

وَإِن یَرَوۡا۟ ءَایَةࣰ یُعۡرِضُوا۟ وَیَقُولُوا۟ سِحۡرࣱ مُّسۡتَمِرࣱّ

“Jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu mukjizat, mereka pun berpaling dan berkata: “Ini adalah sihir yang terus menerus”. (QS. Al-Qomar: 2)

  1. Setelah itu Rosululloh ﷺ dan kaum muslimin kembali kepada kehidupan yang semula. Namun meskipun orang-orang kafir sudah tidak lagi memboikot, namun mereka tetap berupaya menghalangi dakwah Rosululloh ﷺ.

Raih Keutamaan Sedekah Shubuh untuk Sarana Ibadah

Kategori